Novia's Blog

Do the best for your life

Kalimat Efektif 24 Oktober 2010

Filed under: Bahasa Indonesia — novia @ 5:25 am

Pengertian kalimat efektif

Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Cii-ciri kalimat efektif
a.  Secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya

b.  Mengemukakan pemahaman yang sama antara pemikiran pendengar/pembaca dengan yang dipikirkan pembicara/penulisnya.

c.Memiliki unsur penting atau pokok, minimal unsur
SP.

d. Taat terhadap tata aturan ejaan yang berlaku.

e. Menggunakan diksi yang tepat.

f. Menggunakan kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis.

Syarat kalimat efektif

  • Kesatuan gagasan

Memiliki subyek,predikat,serta unsur-unsur lain(O/K)yang saling mendukung serta membentuk kesatuan tunggal. kalimat boleh panjang/pendek, menggabungkan lebih dari satu kesatuan, bahkan dapat mempertentangkan kesatuan yang satu dan yang lainnya asalkan ide/gagasan kalimatnya tunggal.contohnya: Dion pergi ke kampus, kemudian ke perpustakaan (efektif).

  • Kepaduan
Yaitu terjadinya hubungan yang padu antara unsur – unsur pembentuk kalimat. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan kepaduan kalimat, yaitu:
a. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak simetris.
b. Kalimat yang padu mempergunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat pasif persona.
c. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata seperti daripada atau tentang antara predikat kata kerja dan objek penderita.
  • Kesejajaran

kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu. Jika pertama menggunakan verba, bentuk kedua juga menggunakan verba. Jika kalimat pertama menggunakan kata kerja berimbuhan me-, maka kalimat berikutnya harus menggunakan kata kerja berimbuhan me- juga.

  • Kepararelan

Predikat kalimat majemuk setara rapatan harus pararel. Artinya, jika kata kerja, harus kata kerja semuanya; jika kata benda harus kata benda
semuanya.contohnya:

Kegiatan di perpustakaan meliputi pembelian buku, pembuatan katalog, dan pelabelan buku.
  • Ketegasan

a.Unsur-unsur yang ditonjolkan diletakkan di awal kalimat.

b.Membuat urutan yang logis

contoh : Presiden menegaskan agar kita selalu hidup disiplin.

  • Kehematan

Kalimat efektif tidak boleh menggunakan kata-kata yang tidak perlu. Kata yang berlebih hanya akan menghaburkan maksud kalimat.Caranya adalah :

a. Menghilangkan pengulangan subjek yang sama pada anak kalimat.

b. Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata.

c. Menghindarkan kesinoniman kata dalam kalimat.

  • Penekanan

Perlakuan lebih terhadap ide pokok kalimat. Ada beberapa cara penekanan, yaitu :

a. Meletakkan kata yang ditekankan di awal kalimat.

b. Membuat urutan kata yang bertahap.

c. Melakukan pengulangan kata.

d. Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditekankan.

e. Menggunakan partikel penekanan atau penegasan, seperti -lah, -pun, -kah.

  • Kelogisan
Kalimat efektif harus mudah dipahami. Dalam hal ini hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.Ciri-cirinya:
-Kalimat pasif dan aktif harus jelas
– Subjek dan keterangan harus jelas
– Pengantar kalimat dan predikat harus
jelas
– Induk kalimat dan anak kalimat harus
jelas
– Subjek tidak ganda
– Predikat tidak didahului kata yang
  • Ketepatan

Ketepatan ialah pemakaian diksi atau pilihan kata harus tepat.Pemakaian kata harus tepat Kata berpasangan harus sesuai Menghindari peniadaan preposisi.

  • Kecermatan

Cermat ialah kalimat yang dihasilkan tidak menimbulkan tafsir ganda dan harus tepat diksinya. Prinsip kecermatan berarti cermat dan tepat menggunakan diksi. Agar tercapai kecermatan dan ketepatan diksi, harus memperhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini.

  1. Hindari penanggalan awalan
  2. Hindari peluluhan bunyi / c /
  3. Hindari bunyi / s /, / p /, / t /, dan / k / yang tidak luluh
  4. Hindari pemakaian kata ambigu
  • Keharmonisan
Keharmonisan kalimat artinya setiap kalimat yang kita buat harus harmonis antara pola berpikir dan struktur bahasa.

a. Subjek
Subjek (S) ialah bagian kalimat yang menunjukkan pelaku, tokoh,sosok, benda, sesuatu hal.

b. Predikat
Predikat (P) adalah bagian kalimat yang memberitahu melakukan apa atau dalam keadaan bagaimana subjek. Predikat dapat juga berupa sifat, situasi, status, cirri, atau jatidiri subjek.
c. Objek dan Pelengkap
Objek dan Pelengkapadalah bagian kalimat yang melengkapi predikat.
d. Keterangan
Keterangan (Ket) ialah bagian kaliamat yang menerangkan berbagai hal mengenai bagian yang lainnya.

sumber:

http://adegustiann.blogsome.com/2009/02/02/pengertian-ciri-dan-penggunaan-kalimat-efektif/

http://eziekim.wordpress.com/2010/10/19/kalimat-efektif/

file.upi.edu/ai.php?dir…KALIMAT%20EFEKTIF.pdf

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s